Ceritakan Tentang Indonesia dalam Indosiana.com

Eksis sebagai diri sendiri dan bangga sebagai bangsa Indonesia menjadi penting. Kadang kebanggaan dan rasa kebangsaan kita meningkat ketika klub sepakbola kita memasuki laga final dalam piala Asia. Kadang kita bersatu dalam rasa kebangsaan kita negara kita diganggu oleh negara tetangga. Ketika negara lain, protes hukuman mati yang negara kita buat, atau negara tetangga hukum mati warga kita. Kita tidak suka, kita marah, kita merasa bersama.

Ada tiga hal yang menjadikan sebuah persatuan, rasa senasib dan sepenanggungan, memiliki musuh bersama, rasa memiliki sesuatu secara bersama. Jika tidak ada, rasa kedaerahan, perbedaan suku, perbedaan ekonomi, membuat suatu kaum atau kelompok pantas disingkirkan.

Berkuranngya tiga halyang menjadikan menjadi pemicu persatuan, maka kita bisa saja menghujat kepala negara kita, anggota DPRD yang mewakili kita, pejabat yang mengurus kita selama ini, bahkan tetangga yang berbeda pilihannya dengan kita. Gawat!!!….Kita bahkan mudah terbelah hanya karena memilih presiden yang berbeda.

Lahirnya sebuah negara tidak pernah dari tiga hal, yaitu tanah air atau wilayah, bangsa atau rakyat dan negara atau konstitusi. Jika kita tidak lagi percaya salah satunya, lalu kita menjadi negara yang sebagian atau salah satunya tidak kita percaya.

Contoh sederhana, ketika kita menebarkan broadcast tentang kejelekan presiden yang belum tentu benar. Merasa benar, dengan menyebarkan olok – olok tentang wakil rakyat, membuat karya yang disebut seni dan dipersepsikan menghina pejabat. Bukankah itu sebuah ketidakpercayaan terhadap negara ini?. Bukankah kita lihat, para aktivis yang selalu berteriak anti korupsi, tiba-tiba tersandung kasus korupsi. Mungkin itu kita anggap pembukaman terhadap anti korupsi. Ternyata terbukti di pengadilan? pengadilan yang kita anggap salah. Mungkin saja, rasa kebangsaan yang kita anggap adalah kita, bukan orang sebangsa lainnya.

Sebuah negara tanpa bangsa tidaklah bisa. Pengelola negara tidak bisa sendiri. Bangsa harus menyumbang pemikiran dengan batasan tanpa penghinaan. Situs Indosiana mewadahi hal tersebut. Dalam situs http://www.indosiana.com, kita sebagai bangsa bisa meneriakan banyak hal asalkan tidak bertentangan dengan aturan yang telah disahkan di negara ini. Selama bersuara Indosiana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s